Kerusakan tv dan penanganan
AKARI-IC1439 RMD
B+ drop,heater tidak ada suara normal: cek C561, R443
AKARI-IC1439 R2N
Raster Tidak ada, Vcc normal: cek R411
SAMSUNG-CB3339Z
Blanking: cek tegangan 5v (7805)
SAMSUNG-BIO-CB3366Z
Blanking (Vcc normal): ganti IC chroma M52309SP
SAMSUNG-CB2039Z
Tuning tidak ada channel (33v,VT Normal): cek tegangan 12v
AIWA-C142KER
Hanya garis vertikal: cek tegangan 12v
SONY-KV1415GE
Tuning tidak bisa menyimpang channel: ganti uCom M34302M8-712SP
SOLYTRON-SM3725
Di posisi AV suara chnnel muncul: cek Q1006 ke pin 12 dari IC 4053
SOLYTRON-SM3792
Tuning bisa berhenti,tapi channel tidak tersimpan: cek -30v supply memori
SOLYTRON-SM3730
Kadang bisa star kadang juga mati: cek 15v, C853 (4,7uf/50v)
FUJI ELECTRIC 29″ (TA8659)
Matrix kacau, warna merah tidak keluar,IC dan Vcc normal: cek R729 (8k2) di pin 2
SUKIRA-CE1493
Posisi standby B+ normal ketika distar drop: cek D606
TOSHIBA-2545DE (TA8808)
Regukator dan relay tidak stabil (pum up): Cek Horizontal oscilator out, dan ganti crystal 503F30 dengan 500F2 biasa
AKIRA-CT21PF9
AV tidak berfungsi, logic control dan 4053 normal: cek pin 42 di IC LA76810
FUJI ELECTRIC 21″ (TA7680)
Tuning geser, search thdak mau berhenti: Cek Capasitor di PIF (68 PF)
DAZZ-145038
Blanking dan ada garis-garis hitam, suara normal, OSD tidak ada: Cek elco filter 180v
THOMSON-TS4225
Defleksi vertikal di pasang protek,di lepas oke: Cek dua resistor seri (1,5mega) yang menuju pulsa vertikal
MESIN TV CINA
Regulator diam meski tanpa beban: Cek capasitor di basis power (15n)
JVC- AV-G201
Gambar horizontal meleset dan belang-blang hitam/putih sekitar 10cm: Cek C550 (100uf/16v) di input 7805
MITSUNO (LA7688)
Kadang star kadang standby: ganti Eprom harus 93LC56, kalau yang 93C56 tidak bisa
SABA-MF522
Blanking, suara normal: Cek AV switch TE2014
Tes: jumper pin 10-13 di soket modul AV
THOSIBA-20N3XE (BOMBA)
Warna hilang, picture normal: Ganti IC TB1231
KERUSAKAN UMUM. Bagian 2
Sumber maman.
Mengukur Tabung CRT
Untuk Mengetahui CRT/tabung masih bagus atau sudah hampir rusak
caranya :

Pertama Lepaskan salah satu kaki Resistor dari kolektor Transistor RGB/Kroma kearah katoda tabung(RGB)
Nyalakan TV Lalu ukur menggunakan multi tester antara Ground- dan masing-masing pin katoda tabung(RGB)
Putar Knop Tester ke DCV 250
Paling baik 100V, paling buruk 0V, Sobat ngerti kan...??
Artinya jika terukur 50v atau lebih mungkin masih bisa di pakek, tapi kalau dibawah 50v kayaknya mesti segera diganti, Tapi tunggu dulu.. jangan buru-buru diganti, jika Sobat Telaten coba trik memperbaiki/Refres tabung disini.
Sekian dulu dan semoga Sobat Teknisi sukses selalu. Trims
Ayo bergabung dan berbagi trik dan tips disini
Transistor Regulator tv
Sering kita di buat kesal dengan turun nya tegangan listrik apalagi ketika beban puncak, tegangan pasti turun bahkan pernah hanya di kisaran 100v-130v. Meskipun kebanyakan perangkat elektronik sudah pakai power suply AC matic, tapi belum tentu bisa mentolelir di tegangan serendah itu.
Ya gimana lagi, ketersediaan listrik terbatas, yang pakek seabrek.
(Bicara kenyataan, kasian orang kecil yang gak bisa beli StaVol besar ehm.. sorry loh Beh...)
Karena itu sobat teknisi sering meng gonta-ganti Transistor power suply tv, pun gak lama
kemudian mati lagi.. capek dech...
Produsen tv sering menggunakan Transistor :
D1885, D1710 dan seterusnya untuk Power Suplay.
Data Transistor di atas adalah:
- Jenis: Silicon NPN Transistor, TV-HA, 1500/800v, 4A s/d 6A, 50W s/d 60W.
Datanya adalah:
- Jenis= Silicon NPN Transistor, S-L, 1100/800v, 6A, 100w.
Menurut hasil uji coba transistor ini bisa bertahan lebih lama.
Semoga artikel kali ini bermanfaat terima kasih,
Kalau sobat Kharisma juga punya tips bagus, Tulis di kolom komentar di bawah artikel ini ok.
Tabung CRT Rusak/Short
Jika suatu ketika Sobat Kharisma menemukan Tabung/CRT rusak atau Short, dan
sudah di cek ternyata Main Board/mesin tv masih bagus jangan buru2 dibuang...!!.
Cobalah Tips Berikut ini:
- Pertama lepaskan kabel Screen G2 pada soket CRT
- Lalu lepaskan kabel Focus yang berada di soket CRT
- Nyalakan tv lalu tempelkan sebentar kabel Fokus ke arah pin Screen yg tadi dilepas
- Matikan kembali tv dan coba ukur kedua pin tsb dengan multi tester pada skala 10k
- Jika masih short ulangi lagi.
Jika Sobat Beruntung Tabung/CRT bisa digunakan lagi, kalau tidak..
apa boleh buat di Lem-Biru aja he..he..
Tips ini diperoleh dari berbagai sumber, mungkin dapat bermanfaat bagi yang belum tau.
Kalau Sobat punya tips atau pengalaman yang bermanfaat ayo dong dibagi.., tulis di kolom bawah ok.
ditunggu...dan trims.
Modifikasi IC Vertikal
Bila ada sobat menemukan kerusakan pada IC vertikal IX
0238CE bisa di modifikasi, karena IC vertikal IX 0238CE sekarang mungkin
suda tidak beredar lagi di pasaran dan tidak ada persamaan yang identik
untuk IC ini.
IC vertikal IX 0238CE biasanya digunakan pada TV
Sharp keluaran tahun 80-an mungkin masih banyak yang dapat bertahan
hidup sampai sekarang.
Cara modifikasinya :
Menggantinya dengan IC vertikal LA 7830, yang perlu kita rubah
sedikit yaitu dengan memotong pin kaki nomor lima kemudian dipasangi
Capasitor 1n(103), sebelum menuju lubang jalur IC vertikal di PCB.
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini atau klik
gambar untuk melihat ukuran penuh.
Sumber maman
Flyback Pin Out
A.Bagian primer.
B.Bagian skunder.
C.Bagian yang selain primer dan sekunder: ABL, Screen, Fokus & Kop Flyback
A.Bagian Primer Flyback Diantaranya Adalah:
1.COLECTOR:
ini terhubung dengan colector Transistor horizontal. Jika flyback bekerja maka pin ini akan menghasilkan tegangan tinggi.
2.Dioda dumper:
ini terhubung dengan dioda dumper.
Catatan:tidak semua flyback memiliki kaki dioda dumper
3.B+:
Ini terhubung dengan tegangan B+ 55v dan FET630. Ini adalah kaki untuk tegangan kerja flyback, jika tegangan B+ tidak masuk maka flyback tidak bekerja dan layar tidak akan menyala.
Catatan:Colector, Dioda dumpe & B+, jika ke tiga kaki ini di ukur dengan ohm meter maka akan terhubung.
B.Bagian Skunder Flyback Diantaranya Adalah:
1.GROUND:
Ini terhubung dengan ground monitor.
2.AFC:
(Automatic Frecuency Control) ini tegangan 30-40 DCv, fungsinya untuk mengatur kerja IRF630, kalau tegangan terlalu tinggi, mislnya membutuhkan tegangan 36v DC lalu kita kasi 40v DC maka IRF tidak akan bekerja dan tegangan B+ akan tetap 55v dan gambar monitor akan berkuran bagian kiri dan kanan.
Kalau IRF bekerja maka tegangan 55v akan menjadi tegangan 90-125v tergantung dari resolusi monhtornya.
3.G1:
Ini terhubung sama dioda dengan posisi terbalik sehingga keluarnya adalah tegangan minus antara 100-175 DCv.
Dan setelah dioda akan ada elco regulator dan juga terbalik, jadi kaki positif terdapat di ground monitor dan kaki negatif terdapat di katoda terbalik itu.
C.Bagian ABL:
ABL (Automatic Brightness Liminter) ini tegangan tak terukur.
Pin ini harus terhubung ke jalurnya jika tidak maka akan keluar percikan api listrik.
Fungsinya untuk membatasi brightness yang menuju ke blok RGB secara otoumatis.
Bagian screen (G2)
Ini adalah bagian yang berpungsi untuk mengatur gelap terangnya ganbar.
Bagian Fokus (G3/G4)
Ini adalah bagian yang berfungsi untuk mengatur fokus gambar jika gambar kabur.
Bagian Kop Flyback.
Ini adalah bagian yang menghasilkan tegangan tinggi 26kv yang menuju di atas tabung.
Sumber: maman
A.Bagian primer.
B.Bagian skunder.
C.Bagian yang selain primer dan sekunder: ABL, Screen, Fokus & Kop Flyback
A.Bagian Primer Flyback Diantaranya Adalah:
1.COLECTOR:
ini terhubung dengan colector Transistor horizontal. Jika flyback bekerja maka pin ini akan menghasilkan tegangan tinggi.
2.Dioda dumper:
ini terhubung dengan dioda dumper.
Catatan:tidak semua flyback memiliki kaki dioda dumper
3.B+:
Ini terhubung dengan tegangan B+ 55v dan FET630. Ini adalah kaki untuk tegangan kerja flyback, jika tegangan B+ tidak masuk maka flyback tidak bekerja dan layar tidak akan menyala.
Catatan:Colector, Dioda dumpe & B+, jika ke tiga kaki ini di ukur dengan ohm meter maka akan terhubung.
B.Bagian Skunder Flyback Diantaranya Adalah:
1.GROUND:
Ini terhubung dengan ground monitor.
2.AFC:
(Automatic Frecuency Control) ini tegangan 30-40 DCv, fungsinya untuk mengatur kerja IRF630, kalau tegangan terlalu tinggi, mislnya membutuhkan tegangan 36v DC lalu kita kasi 40v DC maka IRF tidak akan bekerja dan tegangan B+ akan tetap 55v dan gambar monitor akan berkuran bagian kiri dan kanan.
Kalau IRF bekerja maka tegangan 55v akan menjadi tegangan 90-125v tergantung dari resolusi monhtornya.
3.G1:
Ini terhubung sama dioda dengan posisi terbalik sehingga keluarnya adalah tegangan minus antara 100-175 DCv.
Dan setelah dioda akan ada elco regulator dan juga terbalik, jadi kaki positif terdapat di ground monitor dan kaki negatif terdapat di katoda terbalik itu.
C.Bagian ABL:
ABL (Automatic Brightness Liminter) ini tegangan tak terukur.
Pin ini harus terhubung ke jalurnya jika tidak maka akan keluar percikan api listrik.
Fungsinya untuk membatasi brightness yang menuju ke blok RGB secara otoumatis.
Bagian screen (G2)
Ini adalah bagian yang berpungsi untuk mengatur gelap terangnya ganbar.
Bagian Fokus (G3/G4)
Ini adalah bagian yang berfungsi untuk mengatur fokus gambar jika gambar kabur.
Bagian Kop Flyback.
Ini adalah bagian yang menghasilkan tegangan tinggi 26kv yang menuju di atas tabung.
Flyback Susunan Pin
F 0102KM-SA
F 093PEN1-SA
JF 0501-3261
BSC 26-263
C/B+/Gnd/24v/16v/Afc/180v/Gnd/Heater/Abl
(biasanya digunakan pad TV SHARP)
--------------------------------
154-064P
15g-177B
FCK-14B047
C/180v/B+/Gnd/16v/24v/Abl/Heater/Afc
(biasa di gunakan pada TV GOLDSTAR)
=========================
K 148 TC
C/180v/B+/Gnd/Afc/16v/Abl/Heater/Nc/Nc
=========================
FCG 2045 BL
Afc/16,5v/Heater/Boost-up/B+/83v/Gnd/Nc/C/Abl/175v/24v
=========================
DCF 2217J
C/B+/Bosot-up/16,5v/24v/Abl/Gnd/200v/Heater/
=========================
FSA 16012M
DCF 2077A
DCF 1577
C/B+/Afc/Boos-up/16,5u/Abl/+-a5v/Gnd/185v/Heater
=========================
JF 0601-19577
C/B+/180V/16V/25V/Heater/Gnd/Abl/Afc/Nc
(biasanya digunakan pada TV SENSUI)
=========================
JF 0601-19577
C/B+/Gnd/200v/Nc/Heater/Nc/Abl/+12v/-12v
(biasanya digunakan pada TV Politron)
=========================
FCK 14A006
FCM 2015HE
FCM 14A032
C/B+/Abl/24v/Heater/16v/180v/Gnd/Nc/Abl
(biasanya digunakan pada TV Digitec/Politron)
=========================
FCM 20B061N
C/B+/Gnd/185v/Nc/Heater/Nc/Abl/+12v/-12
(biasanya digunakan pada TV Politron)
=========================
FUY-20C009
C/180V/B+/Gnd/Nc/24v/Nc/Abl/Heater/Afc
(biasanya digunakan pada TV Akari)
=========================
BSC 65A
C/B+/190v/Gnd/Nc/Nc/14,5v/Abl/Heater/Afc
(biasanya digunakan pada TV Changhong)
=========================
154-132A
154-123c
C/40v/16,5v/Heater/Gnd/B+/180v/Gnd/Abl/40v
(biasanya digunakan pada TV Intel)
=========================
FCK 14111 L01
FCM 14A025
C/Boost-up/Abl/B+/Gnd/180v/24v/Heater/Afc/16,5v
=========================
154 189H
154 2777C
FCM 20B027
C/B+/180v/ 16v/24v/Heater/Gnd/Abl/Afc/Nc
=========================
MC-FBC-015
LCE CF0854
C/B+/Gnd/Afc/185v/Heater/25v/15v/Gnd/Abl
=========================
FSV-20A001
FCK-14A033
FSV-14A001
C/B+/125v/Abl/Nc/Gnd/185v/46v/Heater/Nc/16,5v
(biasanya digunakan pada TV Samsung)
=========================
FTK-14A00P
C/B+/125v/Abl/Nc/Gnd/180v/24v/Heater/Afc/16,5v
(biasanya digunakan pada TV Samsung)
=========================
8-598-858-00
8-598-811
C/B+/135v/200v/Heater/Gnd/-16v(vertikal/Gnd (verikal/+16,5/vertikal/Nc/Abl
(biasanya digunakan pada TV Sony kv-PG-21P70)
=========================
8-598-960-00
C/B+/115V/200v/Heater/Gnd/-13v/Gnd/+15v/Nc/Abl
(biasanya digunakan pada TV Sony KV-G21P1)
=========================
TFB 4125 DY
TFB 4125 HY
C/B+/180v/Gnd/Nc/25v/12v/Abl/Heater/Afc
(biasanya digunakan pada TV Thosiba)
=========================
BSC 22-01-06
BSC 25-48
BSC 25-4803
BSC 24-01N362
C/B+/Nc/Afc//Gnd/Heter/Abl/Nc
=========================
BSC 24-01N4014K
BSC 25-T1010A
BSC 25-09N21A
BSC 25-05N2110A
BSC 25-09N20E
C/Tep/B+/Tep/Tep/Gnd/Heater/Abl/180v
(biasanya digunakan pada TV Cina)
=========================
BSC 25-2678S
C/200v/B+/Gnd/Afc/16v/Abl/Heater/Nc/Nc
(biasanya digunakan pada TV Konka K21697C)
=========================
JY0301-0206
C/B+/Nc/Afc/Gnd/Heater/Abl/Tep/Tep/Tep/Tep
(di gunakan pada TV CINA 29″)
Tunggu Kelanjutan nya
Baca juga keterangan pin Flyback Klik disini
Bagikan
Entri Populer
-
Langkah Pengukuran Tegangan Tv. Jumpa lagi sobat, kali ini Kharisma akan membahas langkah demi langkah cara cek tegangan tv. Mungkin bany...
-
Hai sobat. Berhubung banyak pertanyaan bagaimana cara mengukur transistor horizontal output (sebenarnya aku juga heran mengapa banyak pertan...
-
Agar TR H-out lebih Kuat . Jumpa lagi sobat.. Di pertemuan kali ini Kharisma akan memberikan trik sederhana untuk sobat, Karena sulitnya men...
-
Menurut banyak sumber, masalah seperti ini sulit di diagnosa secara tepat (kayak dokter aja ya). Transistor baru diganti sepertinya beres, t...
-
CRT PIN/KAKI 8+FOCUS digunakan pada TV yang berleher kecil 1.KB (blue) 2.Heater 3.Heater 4.Ground 5.KR (red) 6.G2 (screen) 7.KG (green) CRT...
-
Merawat dan mengatasi tuts keyboard dengan benar. Hari ini bangun sedikit siang sobat. Selain pagi ini gerimis, pasalnya tadi malam ke asika...
-
Menghindari Short heater CRT Salah satu hasil analisa menyimpulkan kerusakan tabung CRT disebabkan adanya shorting salah satu katoda ke arah...
-
Kerusakan tv Umum Bagian 7 GOLDSTAR-CF14A170D Tidak ada suara IC Audio LA7555 Bagus): periksa L201 (SIF 6,0 Mhz) dan capasitor rusak (82pf) ...
-
Transistor Regulator TV. Sering kita di buat kesal dengan turun nya tegangan listrik apalagi ketika beban puncak, tegangan pasti turun bahka...
-
Tabung CRT Masih Bagus? Untuk Mengetahui CRT/tabung masih bagus atau sudah hampir rusak caranya : Pertama Lepaskan salah satu kaki Resistor...





